Ciri-ciri serial manga / Komik akan segera Tamat

27 Des

Ken Yasumoto-Nicolson dari What Japan Thinks telah memposting hasil survei Goo Ranking dari para pembaca manga di Jepang.

membaca mangan

membaca manga

sebelum Gue kasih bocoran ciri-ciriNya, Gue fashback dikit.

Di Jepang… penggemar manga diSebut Otaku (おたく?) yang dalam pengertianNya adalah istilah bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang betul-betul menekuni hobi atau kata ganti orang kedua yang paling sopan dalam bahasa Jepang baku, setara dengan kata “Anda” dalam bahasa Indonesia. Jika di Jepang lebih familiar dengan sebutan Manga, sedangkan di Indonesia… kita Lebih Familiar dengan sebutan Komik… Sampe sini udah ngerti khan ??? What is Manga & What is Komik…

Sejak paruh kedua dekade 1990-an, istilah Otaku mulai dikenal di luar Jepang untuk menyebut penggemar berat subkultur asal Jepang seperti anime dan manga, bahkan ada orang yang menyebut dirinya sebagai Otaku.

OK, sekarang Gue mulai masuk ke Point Bocoran… -> Seperti yang Gue kutip dari megindo.net yang juga ternyata mengutip dari whatjapanthinks dan library.osu.edu ( Bahasa KasarNya Copas BerUtun😀 ), dimana jajak pendapat ini dilakukan oleh kelompok pemantau goo Research, dengan lebih dari setengah respondennya berusia 30-an dan 40-an. Juga, lebih dari 60%-nya adalah wanita. *_*… seTahu Gue ABG cowo yang paling banyak Gue temuin.

Manga merupakan istilah untuk komik Jepang. Manga pertama diketahui dibuat oleh Suzuki Kankei tahun 1771 berjudul Mankaku Zuihitsu.  Tapi dari beberapa sumber mengatakan bahwa ada juga yang menyebut manga pertama kali muncul abad 12. Apakah kaMU tahu bahwa Manga terPopular pertama kali adalah Astro Boy (鉄腕アトム Tetsuwan Atomu; juga dikenal dengan nama Atom Boy) pada tahun 1952 hingga 1963 yang dibuat Oleh Osamu Tezuka. Jadi jangan ngece klau sering liat Astro boy sekarang ini… bahkan bisa sampe 2020 *ngaco bin ngarep🙂

Apa yang membuat Anda berpikir bahwa serial manga yang telah lama terbit ini akan segera tamat?

1. ketika jumlah melewatkan waktu terbitnya meningkat
2. ketika eksposisi ceritanya dipercepat dengan wajar
3. ketika stripnya diterbitkan dengan garis-garis sketsa, dalam bentuk konsep asli
4. ketika dialognya mulai menjadi kacau
5. ketika pengarangnya membuat pengumuman bahwa akan ada beberapa informasi penting yang akan dirilis dalam beberapa minggu
6. ketika karakternya tampil secara tidak alami tanpa tujuan yang jelas lain selain menopang cerita
7. ketika frekuensi publikasinya benar-benar kehabisan energi
8. ketika seorang karakter yang populer mati, ditandai untuk mati
9. ketika judul serialnya berhenti muncul di sampulnya
10. ketika tokoh utamanya ditandai untuk mati
11. ketika topik seperti “bukankah itu menjadi sedikit aneh baru-baru ini?” mulai bermunculan pada SNS
12. ketika tokoh utamanya akhirnya berhadapan dengan lawan/saingannya dalam pertempuran
13. ketika tokoh utamanya terhubung dengan orang yang dicintainya
14. ketika kata-kata penutup dari penulisnya mulai menjadi kacau
14. ketika tokoh utamanya memperoleh tujuan akhirnya
16. ketika semua orang lainnya mati
17. ketika bahkan pemula pun akan merasa ceritanya terlalu banyak dilebih-lebihkan
17. ketika telah dipastikan bahwa seseorang yang selalu menjadi pendukung tokoh utamanya tanpa pemberitahuan tiba-tiba menjadi Bos terakhirnya
19. ketika percakapan tiba-tiba melompat pada hari terakhir di sekolah
20. ketika salah satu bagian ceritanya menyingkat ceritanya dan tiba-tiba melompat ke masa depan
21. ketika tokoh utama di sisi yang berlawanan akan kalah dengan mudah
22. ketika penulis mulai mengeluh di Twitter tentang serialnya
23. ketika cerita tiba-tiba mendapat twist baru tanpa menghubungkan ujung cerita sebelumnya
24. ketika sebuah karakter yang populer melarikan diri dari pertempuran
25. ketika sebuah cerita yang berlatar di masa kini tiba-tiba melompat ke dunia lain
26. ketika seorang karakter utama wanita yang selalu muncul tiba-tiba menghilang
27. ketika tokoh utamanya memiliki gangguan saraf
28. ketika setiap karakternya memiliki cerita mini tentang diri mereka masing-masing
29. ketika petunjuk tentang kritik dari serialnya secara santai muncul dalam cerita
30. ketika ceritanya mulai mengolok-olok sebuah manga yang berbeda dalam majalah yang sama

buat pandangan kita cukup dJadikan parameter sajo, sehingga gak perlu 100% mengHakimi kebenaran hasil poling diatas.Hasil poling yang dilakukan diatas merupakan hasil secara umumNya terjadi di kampung halaman pembuat manga… dimana kemungkinan besar point di atas pasti masuk… klau gak percaya, tanyain aja ke Otaku yang ente kenal🙂

kebanyakan baca manga

kebanyakan baca manga

ibarat hasil poling calon pemimpin / kepala daerah yang muncul diKoran… antara ada benarNya karna realita yang media sajikan

 

Sekian UpdateNya Minggu ini… lagi Stress Akhir Tahun Gue masih bisa berSyukur bisa Take for Give😀
Thanks udah ngeView yaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: